SD Islam terbaik di Malang

Prestasi akademik kembali diukir siswa AL-YA’LU Malang. Kali ini dalam olimpiade matematika Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO).

MEDALI. Dua siswa SD Unggulan AL-YA`LU: Ahmad Kutai Bantani dan Banon Akbar menunjukkan medali dan piagam yang diraih dalam olimpiade matematika TIMO.

Empat siswa AL-YA’LU meraih medali kompetisi matematika tersebut. Mereka masing-masing 2 siswa SD Unggulan AL-YA’LU dan 2 siswa SMP Unggulan AL-YA’LU.

Adalah Ahmad Kutai Bantani, siswa kelas 3 SD Unggulan AL-YA’LU ini meraih silver medal. Adapun adik kelasnya, Banon Akbar yang masih kelas 1 SD meraih bronze medal.

Dua siswa SMP Unggulan AL-YA’LU: Wahid Badar Abiddin dan Algar Kabirul Dawam berkalung medali TIMO dan memperlihatkan piagam penghargaan mereka.

Tidak kalah dengan adik-adiknya, 2 siswa SMP Unggulan AL-YA’LU juga meraih masing-masing silver medal. Kedua siswa  ini adalah Algar Kabirul Dawam dan Wahid Badar Abiddin.

Olimpiade matematika ini diikuti oleh ribuan peserta dari beberapa negara diantaranya Indonesia, Thailand, Hongkong, Bulgaria, Iran, Filipina dan beberapa negara lainnya. Kegiatannya ada dua tahap, heat round di masing-masing negara dan final round di Thailand.

Selamat atas prestasi kalian dan tingkatkan untuk mendapatkan prestasi yang lebih tinggi.

[youtube https://www.youtube.com/watch?v=zMtPJBxovUU?ecver=2]

 

Siswa-siswi sekolah Unggulan Al Ya’lu Malang berhasil mengharumkan nama Malang dan Indonesia di kancah internasional. Pasalnya, mereka telah memborong 19 medali dari olimpiade bergengsi yang diselenggarakan University of New South Wales (UNSW) Australia.

Lima siswa Sekolah Unggulan ALYA’LU yang memperoleh medali emas ICAS di Jakarta

Kompetisi akademik tersebut lebih populer dikenal dengan nama ICAS atau International Competition Assesment for School. Sebanyak 19 medali yang diraih siswa-siswi ALYA’LU tersebut terdiri dari 6 medali emas, 7 medali perak, dan 6 medali perunggu.

Mereka berkompetisi dengan 10.000 peserta dari 20 negara di seluruh dunia. Atas prestasi ini Sekolah Unggulan ALYA’LU mendapatkan anugerah sebagai Sekolah Terbaik di Indonesia. Penghargaan tahun 2017 tesebut merupakan kali ke-3 setelah sebelumnya meraih pada tahun 2014 dan 2016.

Para siswa peraih medali emas ICAS 2017 dari Sekolah Unggulan AL-YALU.

 

 

Kepala SMP Unggulan Al Ya’lu, Wiyanto, menjelaskan, program ini bisa dikatakan layaknya ujian internasional. Pada sistem pengerjaannya, para peserta diberikan soal-soal yang kemudian harus dijawab, dan hasilnya dikoreksi dan didata oleh UNSW Global Australia. Seluruh soal yang disajikan tersebut berbahasa Inggris.

Mata pelajaran yang diujikan dalam olimpiade antara lain Science, Mathematics, English, Digital Technology, dan Writing. Meski Al Ya’lu hanya mengikuti tiga mata pelajaran, yaitu Science, Mathematics, dan Digital Technology, tapi berhasil menduduki tempat tertinggi dengan meraih 6 medali emas, 7 perak dan 6 perunggu.

 ..

Peraih medali perak dan perunggu ICAS 2017

Lima siswa yang telah meraih 6 medali emas, datang dengan penuh rasa bangga. Kelima siswa tersebut adalah Ahmad Kutai Bantani berhasil menyabet dua medali emas sekaligus atau double winner, yakni pada Science dan Mathematics. Ahsin Kamil Hakim, peraih emas Science kelas 4; Mahmud Maghribi, peraih emas Science kelas 4;  Aang Maulana, peraih emas Digital Technologies kelas 6 dan Wahid Bandar Abiddin, peraih emas Mathematics kelas 8.

Dari segi persiapan, pihak sekolah Continue reading

JUARA SATU. Para peserta ujian SD Unggulan AL-YA’LU tahun 2017 bersama dengan para pengawas usai melaksanakan ujian.

…..Alhamdulillahi Robbil ‘Alamiin. Syukur kehadirat Ilahi Robbi atas segala karunia-Nya. Segenap civitas akademika SD Unggulan AL-YA’LU memanjatkan syukur atas prestasi hasil Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tahun pelajaran 2016/2017 ini kian mantap di peringkat pertama. Dengan demikian berarti lulusan tahun 2017 ini mempertahankan tradisi SD Unggulan AL-YA’LU sebagai sekolah terbaik berdasarkan capaian rerata sekolah. Tradisi baik dengan mengedepankan integritas ini diukir AL-YA`LU sejak lulusan pertama tahun 2009 hingga tahun 2017 sekarang.

…..Tahun 2017 ini SD Unggulan AL-YA’LU meraih rerata sekolah 281,31 dari tiga mata pelajaran yang diujikan dalam kelompok USBN, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA. Nilai tersebut sama dengan  93,77 per pelajaran tiap anak. Tahun ini bahkan ada yang surprise, ada pelajaran yang 78 persen peserta ujiannya meraih nilai absolut 100 dengan rata-rata capaian nilai sekelas pada mata pelajaran tersebut 99,35.

…..Prestasi ini  tentu bukan serta merta didapat tanpa ikhtiar.  Ibu Dr. Tutik Arindah, M.Si selaku Kepala SD Unggulan AL-YA’LU menyampaikan terima kasih kepada para  peserta didik kelas 6 yang memiliki motivasi yang kuat untuk sukses. Bapak dan ibu guru dengan ulet dan penuh kasih sayang amat besar andilnya dalam mempertahankan prestasi ini. Demikian juga peran wali siswa sebagai partner sekolah. Selamat dan semoga dapat selalu dipertahankan. *****

.

.

Bapak ketua Yayasan An Nahdlah Gondang Nganjuk, Moh Zumroni SH.I memberi sambutan tentang pengembangan lembaga pendidikan An Nahdlah

Awal bulan Maret ini tepatnya pada hari Kamis, 02 Maret 2017 SD Unggulan AL-YALU menerima tamu dari Nganjuk, Jatim. Adalah SD Plus An-Nahdlah Gondang yang juga menyelenggarakan Full Day Education mengadakan studi banding ke SD Unggulan AL YA’LU Malang.  Rombongan dipimpin oleh ketua Yayasan Bpk. Moh Zumroni, SH.I, Kepala Sekolah Ibu Imroatul Khusnul K.H, S.Pd.I , disertai Dewan Guru , dan para staf pengajar serta ibu-ibu komite sekolah.

Foto Bersama di auditorium Al-Ya’lu

Kegiatan studi banding tersebut, sebagaimana diungkapkan Kepala SD Plus An-Nahdlah, dimaksudkan untuk memperoleh wawasan yang lebih luas dalam rangka pengelolaan dan pengembangan lembaga di tingkat SD. Kegiatan studi banding ini salah satu merupakan agenda atau kegiatan tahunan Yayasan An-Nahldlah Gondang Nganjuk.

Bpk. Purnomosidi, M.Si saat menjelaskantentang profil SD Unggulan Al-Ya’lu di hadapan para tamu Studi Banding

Dalam kunjungan ke SD Unggulan AL YA’LU Malang diterima langsung oleh Wakil Kepala Sekolah dan dewan guru. Sebagaimana diungkapkan oleh peserta studi banding bahwa dengan kunjungan ini merasa puas karena dilayani dengan baik sebagai sahabat.

…..Saat sesi tanya-jawab, pertanyaan demi pertanyaan dari staf pengajar SD Plus An-Nahdlah Gondang dan komite dijawab dengan jelas sembari menunjukkan realitas yang ada. Mulai dari ruang pembelajaran, sarana pembelajaran , media  serta metode pembelajaran. Diharapkan dengan kunjungan ini menjadi inspirasi bagi pengembangan pendidikan di SD Plus An-Nahdlah, baik kahlaq maupun prestasinya.

CINTA SAINS: Ahada Angkasa Pura menunjukkan medali emas yang dia raih dalam International Competition and Assessment for School (ICAS) 2016.

Kecintaan Ahada Angkasa Pura, siswa kelas III SD Al-Ya’lu, Blimbing, Kota Malang, ini terhadap pelajaran sains mengantarkannya meraih banyak prestasi. Terbaru, dia memperoleh gold medal(medali emas) dalam International Competition and Assessment for School (ICAS) 2016 yang diadakan The University of New South Wales (UNSW) Australia. Bagaimana perjuangannya?

…..AHADA Angkasa Pura tiba terlihat rapi menggunakan jas sekolah dan dasi warna merah. Siswa yang baru meraih prestasi internasional gold medal di ICAS 2016 yang diadakan The University of New South Wales (UNSW) Australia itu terlihat cerdas dan tegas. Saat bertemu JawaPos Radar Malang dan sejumlah guru, dia langsung mengulurkan tangan untuk bersalaman. ”Kenapa saya diwawancarai?” celetuk siswa kelas III SD ini mengawali obrolan pagi itu.
…..Ini merupakan pertanyaan kritis yang diajukan anak-anak untuk mengetahui maksud dari wawancara tersebut.  Febi Sapta Erawati, guru yang mendampinginya, menjelaskan tujuan dari pertemuan ini. Dia menyatakan kepada Ahada jika wawancara pagi itu agar menginspirasi teman-temannya. …..”Agar teman-teman (siswa-siswi) di sekolah lain juga terinspirasi untuk belajar lebih Continue reading

Nilai ujian sekolah Irdya Pravieta Waridati, siswi kelas VI SD Unggulan Al Ya’lu ini nyaris sempurna. IPA 100, Matematika 100, Bahasa Indonesia 98. Diapun menjadi yang terbaik se-Kota Malang.

ANAK CERDAS: Irdya Pravieta Waridati meraih nilai tertinggi se-Kota Malang.

ANAK CERDAS: Irdya Pravieta Waridati meraih nilai tertinggi US SD/MI se-Kota Malang tahun 2016.

     Ditemui Radar Malang di sekolah- nya, SD Unggulan Al-Ya’lu, siswa kelas  VI  Irdya Pravieta Waridati terlihat ceria sembari berlatih menyanyi koor. Sepintas gadis yang akrab disapa Tita tersebut terlihat sama dengan teman-teman satu angkatannya. Namun di balik itu semua, ada segudang prestasi nasional maupun internasional yang telah diraihnya.

     Dalam ujian sekolah tingkat SD yang diselenggarakan Mei lalu, bocah yang tinggal di Arjosari Malang itu berhasil menorehkan prestasi yang membang- gakan dengan meraih nilai 100 untuk mata pelajaran IPA, 100  Matematika dan 98 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia. Saat diwawancarai Jawa Pos Radar Malang Jumat (24/6) kemarin, Tita bahkan  Continue reading

Raih Absolute Winner, Gold Medal dan The Best Science Exhibition

Bara Maqiyya Madani menerima penyerahan hadiah sebagai absolut winner didampingi oleh Bapak Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Ing. Wardiman Djojonegoro (paling kanan)

Siswa kelas 2 SD Unggulan AL-YA’LU Bara Maqiyya Madani menerima penyerahan hadiah sebagai absolute winner didampingi oleh Bapak Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Ing. Wardiman Djojonegoro (paling kanan)

Siswa SD Unggulan AL-YA'LU Dies Haditsa Putra Nursadih menerima pengalungan medali emas Olimpiade Sains Kuark level III dari Mendikbud Prof. Anies Rasyid Baswedan, Ph.D.

Siswa kelas 6 SD Unggulan AL-YA’LU Dies Haditsa Putra Nursadih menerima pengalungan medali emas Olimpiade Sains Kuark level III dari Mendikbud Prof. Anies Rasyid Baswedan, Ph.D.

…..Merajut hari, merenda prestasi. Superioritas siswa SD Unggulan AL-YA’LU kembali dibuktikan dalam gelanggang akademik Olimpiade Sains Kuark (OSK) tingkat Nasional. Tidak tanggung-tanggung, dua medali emas diraih siswa sekolah ini. Medali emas pertama diraih oleh ananda Bara Maqiyya Madani (level I, kelas 2) sekaligus sebagai satu-satunya absolute winner. Medali emas kedua oleh anada Dies Haditsa Putra Nursadih (level III, kelas 6), sekaligus meraih The Best Science Exhibition.

…..Penghargaan tersebut diberikan setelah anak-anak jago sains ini menjuarai kompetisi bertingkat mulai dari penyisihan tingkat lokal, regional hingga babak final tingkat nasional. Kompetisi ini total diikuti oleh 92.877 peserta dari semua provinsi di Indonesia. Pada babak final yang diselenggarakan tanggal 18-19 Juni 2016 di Universitas Pembangunan Jaya, Tangerang, duta AL-YA’LU memborong juara  nasional. Medali emas dikalungkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bapak Prof. Anies Rasyid Baswedan, Ph.D.  dan mantan menteri pendidikan Prof. Ing. Wardiman Djojonegoro.

…..Atas prestasi yang diraih jawara sains ini, mereka mendapatkan beberapa hadiah fantastis. Bara Maqiyya Madani yang meraih absolute winner diberi kesempatan untuk tour ke Korea, dana pendidikan Rp 10 juta, handphone, dan beberapa paket hadiah. Dies Haditsa mendapatkan komputer tablet, dana pendidikan Rp 4 juta, handphone, permainan edukatif dan beberapa paket hadiah menarik.

…..Bagi Sekolah Unggulan AL-YA’LU prestasi ini bukan yang pertama. Setiap tahun siswa-siswi AL-YA’LU lolos menjadi finalis OSK tingkat nasional. AL-YA’LU pernah meraih medali emas, perak dan beberapa honourable mention olimpiade sains yang diselenggarakan oleh PT. Kuark Internasional. Mereka berhasil meraih juara di babak final di Jabodetabek setelah meraih nilai tertinggi dalam tes tulis dan eksperimen. Siapa ingin meraih prestasi seperti mereka?

STUDI BANDING. Peserta kunjungan studi banding dari KKG PAI Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan berfoto bersama Kepala SD Unggulan AL-YALU

STUDI BANDING. Peserta kunjungan studi banding dari KKG PAI Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan berfoto bersama Kepala SD Unggulan AL-YA`LU

…..SD Unggulan AL-YA’LU baru saja menerima kunjungan tamu dari Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Kunjungan pada hari Jum’at, 11 Maret 2016 merupakan kunjungan studi banding. Dengan ramah dalam suasana penuh keakraban, rombongan yang terdiri dari 51 guru-guru PAI se-Kabupaten Enrekang beserta pengawas PAI dan Kasi Pendidikan Agama Islam dari kantor Kementerian Agama Kabupaten Enrekang, Sulsel itu disambut di AL-YA’LU Digital School Theatre.

…..Sebagaimana dinyatakan oleh Continue reading

Gadis yang akrab disapa Nabila ini mengawali debutnya menjadi juara dalam ajang siswa teladan tingkat Kota pada 27 Maret 2012 lalu. Karena prestasinya tersebut, Nabila berhak menjadi wakil Kota Malang berkompetisi dengan siswa teladan lainnya se-Jawa Timur pada 27-28 Juni 2012 lalu. Pada ajang yang lebih besar ini Nabila berhasil meraih juara kedua pada tingkat Provinsi Jawa Timur.

…..SD Unggulan Al Ya’lu kembali menorehkan prestasi membanggakan.  Setelah menduduki peringkat pertama rata-rata UN tertinggi di Kota Malang tahun ini  dengan nilai 28,23 SD Unggulan Al Ya’lu kembali mempersembahkan prestasi untuk Kota Malang. Kali ini prestasi ditorehkan salah seorang siswanya Syahidah Charisa Nabila.
        Beragam persiapan Nabila lakukan untuk mencetak prestasi gemilang. Nabila dikenal sebagai siswa yang bersemangat saat pembinaan. Nabila juga mandiri meningkatkan kompetensinya. Bahkan Nabila dikenal sangat tekun ketika belajar dan sering lupa waktu.
”Alhamdulillah, tanpa mengurangi rasa syukur kepada Allah, sebenarnya saya kurang puas meraih juara II. Saya akan berusaha meraih yang lebih tinggi lagi, ” ujar Nabila bersemangat.
Kompetisi siswa Teladan tingkat Jawa Timur di Royal Orchid Batu beberapa waktu lalu berlangsung sangat ketat. Bagaimana tidak, ajang yang diikuti oleh 38 siswa teladan dari seluruh kabupaten / kota se-Jawa Timur, semuanya ingin menjadi pemenang.  Bagi Nabila sendiri, ajang tersebut merupakan kesempatan untuk menampilkan kemampuannya. Ia memiliki kelebihan dalamberbagai bidang. Selain akademik yang tidak diragukan, ia mempunyai talenta dalam bidang menggambar, komputer, menulis cerita, menulis puisi, tae-kwon-do, menyanyi, dan memainkan alat musik. Sayang pada kesempatan itu Nabila tidak bisa menampilkan semua kemampuannya karena keterbatasan juri dan waktu.
            Pada gelaran yang berlangsung ketat itu, Nabila sangat optimis untuk meraih yang terbaik. “Banyak bidang yang diujikan, semua pelajaran diujikan, ada tes tulis untuk tujuh mata pelajaran, tes mengarang, juga tes keterampilan,“ ujar Nabila. Ia menambahkan, tantangan demi tantangan ia lalui dengan lancar, walau harus selalu berpacu dengan waktu.
         “Tantangan dalam ajang kemarin, saya mendapat nomor undian 1. Jadi saya harus bergerak cepat pada setiap sesi. Di saat peserta yang lain masih terlihat jalan santai, saya harus jalan setengah berlari. Saya selalu berbisik, saya harus berhasil,” tambahnya saat mengisahkan suka dukanya.
Putri kelahiran Malang, 9 Nopember 2000 ini dikenal sebagai siswa berprestasi, tak hanya bidang akademik tetapi juga non-akademik. Seabreg prestasi yang diukirnya menjadi salah satu keunikan anak keempat dari enam bersaudara ini.
        Predikat juara kelas selalu ia sabet sejak kelas 1. Di ajang lomba mapel Smart Accurate Contest (SAC) tingkat sekolah-pun, gelar Juara selalu ia sandang. Ia juga menjuarai berbagai lomba sains dan mapel baik di tingkat Kecamatan ataupun Kota. Sejak di Taman Kanak-Kanak, ia sering menjadi delegasi Kota Malang di tingkat provinsi.
         Tak hanya itu, sederet prestasi non-akademikpun dia peroleh. Di even tahunan lomba Bina Kreatifitas Siswa yang diselenggarakan oleh Diknas, Nabila sering menjadi duta sekolah untuk lomba menyanyi dan mencipta lagu. Di bidang fisik motorik, dia memilih Tae Kwon Do sebagai media pengembangan diri. Pada kompetisi taekwondo, ia juga berhasil menjadi juara 1 Try Out Tae Kwon Do se Kota Malang Kategori Pra Junior Putri Under 46 yang diselenggarakan di Universitas Brawijaya.
        Selain kemampuan dalam bidang akademik dan non-akademik, Nabila juga memiliki potensi dalam bidang teknologi. Ia menguasai program aplikasi Microsoft Word, Power Point, Excel, Corel Draw, Paint, Photoshop, Flash, dan internet. Bahkan Nabila juga sukses menulis cerita menggambar ilustrasi yang ia kombinasikan menggunakan software computer. Diakuinya bahwa semua program aplikasi komputer itu ia dapatkan di SD Unggulan Al Ya’lu sejak kelas satu.
      Ditanya soal cita-cita, sambil tersenyum Nabila menuturkan, “Saya ingin jadi kepala negara, agar menjadi orang yang berguna,” Sedangkan sosok yang sangat berperan dalam kejuaraan tersebut Nabila menjelaskan, “Semua kemampuan yang saya miliki ini tidak lepas dari kasih sayang dan dukungan kedua orang tua saya, serta bimbingan bapak-ibu guru Al-Ya’lu”.
      ”Potensi Nabila sangat luar biasa. Semakin banyak tantangan yang diberikan kepadanya, semakin melejit pula kemampuannya. Ketika belajar ia susah dihentikan, biasanya orang tua dan guru yang mengingatkan. Dia selalu haus akan prestasi”, ujar Dr. Tutik Arindah, M.Si Kepala SD Unggulan Al-Ya’lu.
August 2019
M T W T F S S
« May    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
ALYALU Get Gold ICAS Medals 2018